Showing posts with label hidroponik. Show all posts
Showing posts with label hidroponik. Show all posts

Tuesday, January 22, 2019

Taman Bikin Hidup Lebih Nyaman

Posted by Unknown On 5:13 PM | No comments
Salah satu hasil penelitian perguruan tinggi "University of Wisconsin-Madison, Amerika Serikat" menyatakan bahwa ada hubungan antara ketersediaan ruang terbuka hijau dan tingkat kesehatan mental penduduknya. Adanya ruang terbuka hijau memberikan efek serupa dengan adanya asuransi dan penghasilan tinggi. Dengan memiliki asuransi dan penghasilan yang cukup tentu membuat orang lebih tenang.
Taman atau ruang terbuka hijau publik di perkotaan, mungkin dahulu dianggap tidak penting. Namun sekarang keberadaaan taman atau ruang terbuka hijau diperkotaan penting untuk diadakan, hal ini bukan hanya karena faktor keindahan tapi juga dari sisi sosial ruang terbuka hijau sangat bernilai posistif.
Seiring dengan itu di kota Malang dibangun taman  atau ruang terbuka hijau publik yang dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan gratis.
Beberapa taman yang telah dibangun oleh pemerintah kota Malang diantaranya :

Taman Trunojoyo (depan stasuin kota baru)
sumber http://www.tatitujiani.com

Taman Merbabu`


sumber https://www.kaskus.co.id/thread/59e2caeddad77038648b4567

Tugu Malang


sumber https://www.goodnewsfromindonesia.id

Di taman - taman tersebut kita dapat menikmati udara segar dibawah rerimbunan daun sambil bercengkerama dengan keluarga / sodara / teman. Bagi yang mempunyai anak kecil, taman - taman tersebut didesain ramah anak dan dilengkapin dengan playground.Ditaman terbuka hijau kita dapat lebih releks, nyaman dan santai.
Kita tidak hanya bisa menikmati taman terbuka hijau publik tapi juga bisa membuatnya dirumah kita sendiri, tentu kita dapat menikmati suasana releks, nyaman dan santai setiap hari dan setiap saat ^_^.
Cukup sediakan sebagian lahan dirumah kita untuk kita sulap jadi taman hijau nan segar.
Trus bagaimana kalau rumah kita hanya mempunyai lahan sempit ??? nah sekarang kan trendnya vertical garden, nah manfaatkan setiap sudut rumah kita untuk menjadi taman vertikal

  

Bagaimana pula kalo kita tidak sempat merawat taman ??? kita bisa membuat taman minimalis dengan tanaman sederhana perawatannya dan tanah ditutupi dengan rumput.
Sumber http://jelajahmalangku.blogspot.com

 





Bagaimana  kalau kita kesulitan mendapatkan media tanah yang subur untuk tanaman kita ??? ehm...kita bisa bertanam dengan teknik hidroponik bukan ?

Kolam ikan dan tanaman dapat dibuat menjadi sistem tanam aquaponik yang dipadu padankan dengan rumput dan tanama lainya menjadi taman bisa membuat hari - hari kita lebih nyaman.

Tuesday, April 7, 2015

Cara mencampur nutrisi hidroponik AB mix

Posted by Unknown On 12:25 AM | No comments
Nutrisi AB mix merupakan salah satu bagian yang penting bagi pehobi / petani hidroponik, karena nutrisi merukan asupan makanan bagi tanaman kita.
Nutrisi yang diberikan ke tanaman sudah dalam bentuk cair dan telah dicampur dengan airm dimana kepekatan nutrisi disesuaikan dengan kebutuhan masing - masing tanaman. Nutrisi AB mix tersebut mengandung unsur hara makro dan mikro .
Nutrisi AB mix yang beredar dipasaran ada yang dalam bentuk cair ataupun padatan.

nutrisi AB mix
Misalnya saja nutrisi AB mix dengan ukuran 200 lt berbentuk padatan yang terdiri dari padatan A dan padatan B yang harus dibuat pekatan terlebih dahulu dan kemudian diencerkan lagi sebelum diberikan ketanaman cabe.

Cara membuat pekatan A dan B :
1. Siapkan 2 wadah yang berisi masing-masing 1 liter air bersih
2. Masukan padatan A ke dalam wadah yang telah berisi 1 liter air bersih dan aduk sampai rata
3. kemudian simpan pekatan tersebut ke dalam wadah tertutup, misalnya botol / jerigen A.
4. Masukan padatan B ke dalam wadah yang telah berisi 1 liter air bersihdan aduk sampai rata
5. Kemudian simpan pekatan tersebut ke dalam wadah tertutup, misalnya botol / jerigen B.

Jangan sampai pekatan A dan B tercampur dalam kondisi pekat karena akan beraksi dan mengumpal. Pekatan A dan B belum siap diberikan langsung ke tanaman. Pekatan harus diencerkan lagi sampai kurang lebih 1000 pm, cara mengencerkan seperti langkah dibawah ini.

Cara membuat larutan ABmix yang siap diberikan ke tanaman :
1. Siapkan pekatan A dan B
2. Siapkan wadah ember yang telah berisi air bersih 1 liter.
3. Ambil 5 ml pekatan A dan masukan ke wadah ember yang telah berisi air bersih 1 liter.
4. Ambil 5 ml pekatan B dan masukan ke wadah ember yang telah berisi air bersih 1 liter.
5. Aduk-aduk air larutan AB mix dan larutan ABmix siap diberikan ke tanaman hidroponik Anda

Friday, January 9, 2015

Rumah kita adalah kebun kita

Posted by Unknown On 12:32 AM | No comments
Di perkotaan belakang ini sedang digalakkan gerakan urban farming, Jakarta, Surabaya dan Malang keliatannya segera mengikuti. Seperti yang dilakukan oleh walikota Bandung Ridwan Kamil yang sedang gencar melakukan gerakan bercocok tanam massal yang judul "berkampung kebun". Mengingat Bandung sendiri adalah salah satu kota Besar di Indonesia dan padat pendudukanya sehingga tidak tiap rumah mempunyai lahan yang luas. Namun hal ini tidak menghalangi niat untuk berkebun / bercocok tanam. Ridwan Kamil menganjurkan agar warganya bercocok tanam dimana saja, di halaman rumah, dinding ataupun atap rumah. Nah tuh.....tak ada alasan tidak punya lahan membuat kita tidak bisa berkebun.


Bercocok tanah tidak hanya diladang atau dikebun namun juga bisa kita lakukan di halaman sempit sekalipun, dinding rumah, maupun diatas dak rumah. Dengan menanam sayuran di rumah kita bisa memanen dalam waktu yang relatif singkat , yakni 1 bulan kangkung, 40 hari untuk sawi . Dengan pola urban farming kaum urban mampu menjadi produsen sayur - sayuran sehat paling tidak  konsumsi untuk keluarga sendiri.

Media tanam yang bisa digunakan bisa tanah maupun non tanah. Teknik bercocok tanam bisa menggunakan cara konvesional, aquaponik, hidroponik, maupun cara-cara lain 
Cara konvesional yang dimaksud adalah menanam sayuran dengan menggunakan media tanah seperti biasa dilakukan oleh petani. Sayuran yang kami tanam tidak menggunakan pestisida  untuk mengusir hama. Cara aman untuk menggunakan daun sirsat.
menanam sayur sawi di belakang rumah dengan media tanah
slada dalal botol aqua yang digantung disisi tangga jemuran menggunakan media tanah

Aquaponik merupakan teknik bercocok tanam dari kombinasi antara aquaculture atau budidaya ikan dan hidroponic. Aquaponik integrasi siklus antara aquaculture dan hidroponik, air yang digunakan sebagai media hidup ikan dialirkan dan dimanfaatkan oleh tumbuhan dan dikembalikan lagi airnya kedalam wadah ikan. Dan air yang dikembalikan ini sudah diperkecil kadar nitratnya oleh tumbuhan.
menanam tomat ceri menggunakan sistem aquaponik
 
menanam sayur sawi, kangkung, tomat dengan teknik aquaponik

Hidroponik merupan cara bercocok tanam dengan menggunakan air tanpa melibatkan tanah sebagai medianya. Air dalam sistem hidroponik dilengkapi dengan nutrsi khusus untuk pertumbuhan tanaman. Meskipun media utamanya air justru dengan sistem hidroponik kebutuhan akan air lebih dibanding bercocok tanam menggunakan tanah, dengan bercocok tanah hidroponik juga bisa relatif bisa ditempatkan diarea-area sempit yang memiliki.


 
sayur dalam pipa dengan memanfaatkan dinding pagar rumah. 
menanam kangkung hidroponik dengan sistem rakit apung




Thursday, January 8, 2015

Rakit apung dari box buah bekas

Posted by Unknown On 11:32 PM | No comments
Untuk berkebun sayur mayur tidak selamanya memerlukan lahan yang luas. Dengan cara tanam hidroponik yang praktis, hemat tempat serta ramah lingkungan sangat cocok diterapkan dilahan sempit yang sering menjadi masalah diperkotaan. Bahkan kita dapat menata sedemikan rupa sistem hidroponik kita sehingga menjadi taman sayur yang cantik dirumah.
Berkebun dirumah dengan sistem hidroponik kita bisa menghasilkan bahan makanan yang sehat dan tentu bebas pestisida.
Banyak bahan - bahan bekas yang dapat kita manfaatkan untuk membuat sistem hidroponik sederhana. Salah satu bahan bekas yang dapat dimanfaatkan adalah box buah sterofoam. Box bekas tersebut dapat kita dapatkan di toko/penjual buah.
rakit apung

Salah satu sistem hidroponik dapat diterapkan diskala rumahan adalah rakit apung. Rakit apung atau floating merupakan cara bercocok tanam dengan mengapungkan tanaman di atas air nutrisi. Air yang digunakan pada rakit apung mengandung unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman. Untuk nutrisinya sendiri bisa membuat sendiri ataupun membeli nutrisi hidroponik yang sudah beredar dipasaran, misalnya nutrisi hidroponik ABmix- HIMAMIX.
Berbagai macam sayuran dapat ditanaman menggunakan rakit apung , diantaranya kangkung, bayam, bebagai macam slada, tomat dan lain sebagainya.
Rakit apung ini nantinya dapat diletakan dihalaman rumah atau sekitar rumah kita yang memungkinan mendapat sinar matahari terutaman sinar matahari pagi. Panas matahari yang terlalu terik juga kurang bagus  untuk tanaman, akan mudah layu .

-----------------
gambar skema rakit apung dg pain ipad
----------------

Berikut adalah Alat bahan yang Perlu dipersiapankan :

# Box steorofoam bekas buah anggur
          

Ukuran box yang kami pakai 60 x 40 x 15. Dapat dibeli ditoko buah dengan harga kurang lebih @rp 5000. Box seteorofoam ini terdiri dari bagian bawah dan atas (wadah dan tutup) yang bisa di dibuka / pisahkan.
# net pot / cup puding

net pot diameter atas 5 cm
          Selain net pot dapat pula menggunakan cup puding beli ditoko klontong, digunakan sebagai wadah media tanam dan tanaman. Lubangi bagian bawah cup pudding agar akar tanaman dapat menyentuh air.
cup pudding
# kawat
  Kawat yang dibutuhkan pajang sekitar 50 cm.Ujung kawat di bentuk melinggar dengan diameter sama dengan diameter net pot / cup puding
kawat dengan ujung membentuk lingkaran
# plastik / tas kresek besar
Plastik ini digunakan untuk melapisi bagian dalam dari box steorofoam
# Isolasi
# Gunting
# Sekam Bakar
# Cocopeat

Langkah - langkah untuk membuat rakit apung adalah :
1. Ambil bagian bawah dari box steorofoam kemudian lapisi bagian dalamnya menggunakan plastik/kresek dan lekatkan dengan isolasi

bagian bawah box dan plastik

Kemudian rapikan plastik pada sisi samping dari box dengan memberikan isolasi agar lebih kuat pada sisi samping box steorofoam. Tujuannya adalah agar air nutrisi tidak bocor.
bagian bawah box yang sudah dilapisi plastik 
2. Panaskan ujung lingkaran kawat untuk membuat lubang di bagian atas steorofoam. Kawat bisa dipanaskan dengan bantuan api dari kompor.
membuat lubang pada box steprofoam menggunakan kawat panas
3. Buat lubang dengan jarak kurang lebih 10-15 cm
steorofoam dengan 15 lubang
steorofoam dengan 8 lubang
4.Isi bagian bawah box steorofoam yang telah dilapisi plastik dengan air nutrisi hidroponik AB mix  .

box steorofoam yang telah berisi air nutrisi
5. Letak bagian atas box diatas box yang sudah berisi nutrisi

6. Pindahkan tanaman sayur yang sudah disemai dan telah mempunyai daun sejati ke dalam cup puding.  Cara semai dengan menggunakan rocwool

7. Tambahkan campuran media sekam bakar & cocopeat dalam cup puding.

-----------------
gambar sayuran semai adlam cup puding
----------------

8. Masukan cup puding yang telah berisi tanaman kedalam lubang steorofoam

9. Pastikan akar tanaman /rockwool menyentuh air nutrisi. Bila belum menyentuh air nutrisi atur sedemikian rupa agar akar bisa menyentuh air nutrisi, misalnya dengan membuat lubang yang lebih besar dari sebelumnya akar/rockwool menyentuh air

akar kangkung menyentuh air nutrisi
10. Kontrol jumlah air dalam waktu beberapa hari, bila kurang volumenya maka Anda tinggal menambah air nutrisi ke dalam box steorofoam.
Selamat mencoba ............ ^_^ .

Wednesday, December 31, 2014

Memimpikan Kebun Sayur yang seperti ini

Posted by Unknown On 12:31 AM | No comments
Sejak dahulu saya selalu menginginkan punya rumah asri hijau penuh pepohonan bunga serta sayuran, namun masalahnya saya kurang suka belepotan tanah serta cacing sehingga usaha untuk menghijaukan rumah kurang "all out", sekedarnya saja. Seiring bergeser fungsi tanah dan teknologi bercocok tanam maka mulailah saya (kami tepatnya) melirik cara bercocok tanah hidroponik yang relatif tidak bersentuhan dengan tanah dan cacing.
sayur tumbuh dalam wadah pipa
 Hidroponik merupakan cara bercocok tanam dengan tumbuh tanaman dalam larutan nutrisi tanpa tanah. Media tanam bisa digantikan dengan kerikil, rockwoll, hidroton atau perlit. Pada dasarnya dengan teknik hidroponik kita bisa menanam dimana saja, baik diteras rumah, halaman, didinding. Untuk skala produksi besar memang greenhouse adalah tempat yang ideal untuk berkebun hidroponik. Suhu dan kelembaban disetting sesuai dengan kebutuhan kembang yang terbaik untuk tanaman.
Untuk membuka wawasan, imajenasi dan menabur mimpi serta angan akan dunia kebun hidroponik di mulai dengan berselancar di dunia maya. Dan menemukan beberapa referensi kebun hidroponik yang luar biasa bagus indah dan menarik.... semoga mimpi mempunyai kebun hidroponik seperti kebun dibawah ini menjadi kenyataan .... ^_^ . 
Sungguh senang rasanya punya slada tumbuh subur bisa berbaris rapi dalam greenhouse.
http://www.interiordesigninspiration.net/wp-content/uploads/2013/07/Hydroponic-Gardening-100.jpg

http://www.interiordesigninspiration.net/wp-content/uploads/2013/07/Hydroponic-Gardening-104.png
http://www.interiordesigninspiration.net/wp-content/uploads/2013/07/Hydroponic-Gardening-108.jpg
Segar rasanya mata ini memandang jajaran strowbery , berpadu warna hijau - merah. Strowbery ini tumbuh lebat dalam greenhouse yang dikondisikan untuk pertumbuhan strowbery yang optimal.
http://www.interiordesigninspiration.net/wp-content/uploads/2013/07/Hydroponic-Gardening-102.jpg
Tomat segar diatur supaya bisa tumbuh vertikal dan optomal dalam greenhouse.

Tuesday, April 15, 2014

Cara membuat hidroponik sistem wick

Posted by Unknown On 11:43 PM | No comments
Menanam dengan cara hiroponik merupakan salah satu cara untuk mengatasi minimnya lahan dan juga kualitas tanah yang tidak begitu bagus. Pasif wick system merupakan cara bertanam hidroponik yang cukup sederhana dan bisa menggunakan alat yang sederhana pula.
hidroponik dengan sistem wick
 :::Bahan yang dibutuhkan untuk menanam hidroponik sistem wick :::
  - Botol air mineral bekas sebagai tempat media tanam sekaligus tempat nutrisinya
  - sekam bakar
    Bisa membuat sendiri ataupun beli ditoko tanaman/pertanian
  - Kain bekas untuk sumbunya (bisa juga menggunakan kain flanel) 
  - Nutrisi/pupuk bisa menggunakan nutrisi hidroponik mix AB atau pupuk  majemuk
  - Air

:::Alat dan Bahan wadah hidroponik sistem wick :::
  - Botol air mineral bekas sebagai tempat media tanam sekaligus tempat nutrisinya
    Selain botol air mineral bisa juga botol bekas minyak goreng atau kaleng plastik cat
  - gunting
  - solder
    Solder bisa diganti dengan paku yang dipanaskan
  - Kain bekas untuk sumbunya (bisa juga menggunakan kain flanel)

::: Cara membuat :::
step #1 Potong botol bekas menjadi 2 bagian,sebaiknya botol di potong pas bagian tengahnya jadi nantinya antara air dan media tanam bisa berimbang. 
botol mineral bekas untuk tempat nutrisi hidroponik
Step #2 Lubangi botol dengan solder
Lubangi bagian bawah botol kira-kira 3/4 tinggi potongan tersebut yang berfungsi sebagai overflow untuk kelebihan air,sedangkan bagian atas botol lubangi rata yang fungsinya sebagai lubang aerasi supaya nantinya akar tanaman bisa sehat.
lubangi botol
step #3 Pasang sumbu dari kain bekas/flanel
Hal ini berfungsi untuk mengalirkan air ke media tanam dengan memanfaatkan kapilaritas kain,sebaiknya menggunakan kain flanel atau sumbu pel supaya lebih awet.  pasang sumbu pada bagian tutup botol  isi bagian atas dengan media tanam.

pasang sumbu pada tutup botol
step #4 Isi bagian atas dengan media tanam,saya biasanya menggunakan media tanam sekam bakar

step #5 Bagian bawah diisi dengan larutan nutrisi (kami menggunakan nutrisi hidroponik mix AB yang telah dilarutkan dalam air).

step #6 Letakan bagian atas botol dengan posisi terbalik diatas bagian bawah botol yang telah diisi nutrisi hidroponik
Bila memungkin beri cat bagian luar dari botol agar lumut tidak mudah tumbuh dalam botol yang transparan.



 

Friday, March 7, 2014

menanam tomat dengan hidroponik sistem wick

Posted by Unknown On 7:06 AM | No comments
Tomat, siapa tak tahu namanya buah tomat. Buah sekaligus sayur ini berasa sedikit asam banyak digunakan sebagai bahan minuman atau bumbu masakan. Harga tomat dipasaran bisa sangat ataupun tiba-tiba melambung tinggi. Kami hampir tiap hari mengkonsumsi tomat, oleh karena itu kami menanam tomat dirumah walaupun hanya beberapa pohon saja.

tomat ditanam pada media tanah (kanan) dan hidroponik (kiri)

Cara tanam tomat diruman kami ditanam langsung ditanah, aquaponik maupun hidroponik.
tanam tomat pada sistem aquaponik

Menanam dengan cara hiroponik merupakan salah satu cara untuk mengatasi minimnya lahan dan juga kualitas tanah yang tidak begitu bagus. Pasif wick system merupakan cara bertanam hidroponik yang cukup sederhana dan bisa menggunakan alat yang sederhana pula, seperti botol Botol air mineral bekas sebagai tempat media tanam sekaligus tempat nutrisinya, sekam bakar serta kain bekas sebagai sumbunya.
botol mineral bekas untuk tempat nutrisi hidroponik
Untuk pemberian nutrisi pada sistem hidroponik adalah hal yang utama karena asupan nutrisi untuk tanaman bertumpu pada hidroponik mix AB atau bisa juga memakai pupuk majemuk.
Dengan sistem wick ini pemberian nutrisi(pupuk) cukup mudah tinggal mengisi botol bagian bawah dengan nutrisi hidroponik mix AB atau bisa juga memakai pupuk majemuk yang mudah larut di air. Dengan umur tanaman yang sama tidak kalah atau bahkan lebih terlihat sehat dan hijau daripada yang di tanam di pot yang lebih besar. 
Kalau memungkinkan botol air mineral dapat menggunakan yang ukuran besar agar botol tidak mudah terguling/jatuh. Selain botol mineral dapat pula menggunakan botol minyak goreng ataupun kaleng plastik.
tomat hidroponik dalam botol mineral bekas
Cara membuat hidroponik dengan sistem wick  hampir sama dengan membuat-self-watering-planter yang membedakan adalah media pada hidroponik menggunakan sekam bakar sedangkan self water planter bisa medianya berupa tanah .

Sunday, December 22, 2013

Saat kita melihat tanaman yang hijau, cantik nan segar tentunya kita sangat senang bukan ? Bagaimana kalau tanaman itu berada dirumah kita, tentu kita juga akan sangat senang tapi giliran merawatnya nah... Sering kali kita lupan atau malas menyirami tanaman setiap hari, salah satu solusinya adalah bercocok tanam menggunakan sistem Self watering planter.
Memakai"Self watering planter" adalah salah satu cara berkebun yang menyenangkan ,hemat air dan mudah karena kita tidak perlu menyirami tanaman kita tiap hari,cukup 3-4 hari sekali kita isi bagian penampung airnya. Kita bisa membuat sendiri dengan bahan yang mudah di dapat ,murah dan mudah cara pembuatannya.
Self Watering planter merupakan suatu sistem yang berkebun di suatu wadah/tempat yang dibuat supaya tanaman bisa di mengairi tanaman didalamnya secara otomatis (oleh wadah itu sendiri). Dibuat semacam penampung air yang disimpan di dalam pot, dan air ini dipergunakan untuk mengairi tanaman, sesuai dengan kebutuhan tanaman tersebut.
Sistem Self Watering planter dibuat sedemikian rupa agar air tidak menggenangi tanaman (tanaman tidak tenggelam) yang akhirnya akan membuat tanaman menjadi busuk atau over watering.
 
Untuk membuat  Self Watering planter dapat menggunakan bahan-bahan bekas yang ada disekitar kita. Misalnya saja botol mineral bekas, kaleng cat plastik, botol minyak bekas, wadah bumbun ataupun bahan plastik lainnya.
Cara ini sangat ramah lingkungan karena kita menggukan kembali botol bekas/bahan bekas yang biasanya terbuang percuma.
 Kali ini akan diperlihatkan cara membuat Self Watering planter dengan memanfaatkan botol mineral bekas dengan ukuran 1,5 L.
::: Alat dan bahan::
  • - Botol plastik bekas air mineral/soda (ukuran 1,5 l atau lebih,lebih besar lebih bagus)
  • - Gunting
  • - Solder
  • - Kain flanel atau sumbu kain pel
Berikut ini langkah-langkah membuatnya.

Friday, December 20, 2013

Kebun sayur dengan sistem aquaponik dirumah

Posted by Unknown On 12:16 PM | No comments
Berkebun sayuran adalah hal yang menyenangkan ,selain kita senang melihat tanaman sayuran turut meng hijaukan taman,kita juga bisa memetik hasilnya untuk kita makan yang tentunya lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida kimia.
Menanam sayuran di atas kolam ikan, mana mungkin ?????  Bisa saja ngak ya???? Jawabnya bisa.  Di atas kolam ikan itu diletakkan wadah plastik yang sudah diisi media kerikil.  Setelah itu tanaman sayuran siap ditanam di tanam diatas kolam.  Satu sampai dua bulan kemudian sayuran dapat mulai  dipanen.  Bukan hanya panen sayuran,  ikan pun juga dapat dipanen dan segera diproses didapur kita, benar-benar sayuran dan ikan segar nan alami bukan ? Berkebun sayuran sekaligus ikan ini dapat dilakukan menggunakan bertani dengan sistem aquaponik.

sayuran dalam growbed aquaponik

Aquaponik merupakan teknik bercocok tanam dari kombinasi antara aquaculture atau budidaya ikan dan hidroponic. Aquaponik integrasi siklus antara aquaculture dan hidroponik, air yang digunakan sebagai media hidup ikan dialirkan dan dimanfaatkan oleh tumbuhan dan dikembalikan lagi airnya kedalam wadah ikan. Dan air yang dikembalikan ini sudah diperkecil kadar nitratnya oleh tumbuhan. Air dalam wadah ikan mengandung amonia dari hasil metabolisme ikan yang dikeluarkan bersamaan kotoran ikan.
Aquaponik menanam dengan menggabungkan aquakultur dan hidroponik.  Aquakultur merupakan teknik memelihara ikan di dalam kolam.  Sedangkan hidroponik merupakan menanam tanaman tanpa media tanah.  Nutrisi yang dibutuhkan tanaman diambil dari air kolam yang kaya akan unsur hara dan baik bagi pertumbuhan tanaman itu sendiri.
Desain sistem aquaponik
Desain sistem aquaponik
Air dalam kolam ikan yang berisi amoniak yang berasal dari kotoran ikan jika diarahkan ke growbed yang berisi tanaman, hal ini bertujuan untuk disiramkan ke tanaman akan menjadikan tanaman tumbuh lebih baik.  Amoniak mengandung Nitrogen dalam bentuk ion yang siap diserap tanaman.   Selain Nitrogen,  kotoran ikan juga banyak mengandung zat-zat yang dibutuhkan sebagai asupan nutrisi bagi tanaman.
Ikan menghasilkan kotoran berupa limbah dalam bentuk amonia. Dua jenis bakteri yang berbeda akan mengubah amonia menjadi nitrat. Tanaman perlu Nitrat dan menyerapnya sebagai makanan untuk tumbuh kembang, pada saat itu pula terjadi prose menghilangkan bahan kimia yang beracun bagi ikan yang dilakukan oleh tanaman. Air kolam yang dialirkan kembali ke ikan sudah bersih dari limbah. Kita dapat panen buah-buahan organik, sayuran, rempah-rempah, bunga dan satu lagi yaitu protein yang berasal dari ikan dalam kolam. Dapat diberi sedikit tambahan NPK akan memperbaiki vigor tanaman/sayuran pada aquaponik.
Terdapat bermacam-macam teknik bertani sayur dan ikan dengan aquaponik, dapat dilihat di http://www.griyadayandra.com/2014/04/berbagai-sistem-yang-di-pakai-di.html.
kolam ikan sebagai bagian utaman sistem aquaponik
Dikolam ikan koi dirumahkami yang berukuran 1,2m x 1,5 m (kolam  mini), mencoba diterapkan sistem aquaponik, alhasil cukup lumayan paling saat ini setiap tiap akan membuatkan sayur buat sikecil tinggal panen, atau adakalanya ingin buat cah kangkung tinggal ambil gratis.
Kolam mungil tersebut dapat menghidupi melati air, tomat, kangkung, pakcoy, sawi putih, bunga kol (cauiflower). tomat dan sawi putih.
Selain sayuran kami dapat memanen ikan mujair, gurami, nila serta dapat memelihara ikan koi.





sayur sawi dan tomat aquaponik
   Media tanam yang kami gunakan dalam wadah growbed adalah kerikil. Kami gunakan kerikil berwarna putih dan hitam. Sistem aquaponik yang kami gunakan adalah yang sederhana yaitu Media filled Beds, yang mengatur aliran air masuk ke dalam growbed dengan menggunakan sistem pasang surut air kedalam growbed atau lebih dikenal dengan eeb and flow cycle.

brokoli - kangkung dan sawi dalam aquaponik
 

Blogroll

Cari ide rumah ?????

Anda sedang mencari ide untuk rumah? dapatkan download gratis desain rumah di web "DayandraStudio"